Menu

Mode Gelap
Polisi Turun Langsung Kawal Penyuntikan Vitamin Hewan Ternak Sapi di Pamekasan Tingkatkan Kemampuan Bhabinkamtibmas, Kapolres Pamekasan Peragakan Beladiri Tongkat dan Borgol Demi Penguatan Islam Indonesia Damai, Pemkab Pamekasan Fasilitasi Pembinaan Bagi Khotib Jum’at Man’s Volleyball Indonesia Raih Medali Emas di Sea Games 2021 DKPP Pastikan Pasar Sapi di Pamekasan Aman dari Penyebaran Wabah PMK

Kriminal · 23 Jul 2022 06:17 WIB ·

Oknum PNS dan Wartawan Diringkus Polisi


 Oknum PNS dan Wartawan Diringkus Polisi Perbesar

PAMEKASAN, Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Wartawan online di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur berhasil diamankan polisi.

Pasalnya, dua tersangka tersebut terlibat dalam kasus dugaan pemerasan terhadap mantan kepala desa (Kades) Tanjung Kecamatan Pagantenan, Pamekasan.

Penangkapan terhadap dua tersangka itu atas dasar Laporan Polisi Nomor : LP/B/ 355 /VII/2022/SPKT/ Polres Pamekasan/ Polda Jawa Timur, tanggal 18 Juli 2022.

Oknum wartawan itu berinisial M.S. Als M, warga Desa Bujur Timur, Batumarmar, Pamekasan. Sedangkan oknum PNS di kecamatan Pagantenan berinisial A. S. B. Warga Desa Pegantenan kecamatan Pegantenan, Pamekasan.

Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto mengungkapkan, bahwa penangkapan terhadap dua tersangka dugaan kasus pemerasan terhadap mantan kades Tanjung tersebut dilakukan di salah satu cafe yang berada di Desa Larangan Badung.

“Pada hari Senin tanggal 18 Juli 2022 sekira pukul 15.00 WIB disebuah Cafe Larangan Badung Kecamatan Palengaan, Pamekasan,” ujar Kapolres AKBP Rogib Triyanto saat menggelar konferensi pers, Sabtu (23/7/2022).

Menurutnya, kejadian tersebut bermula pada bulan Mei tahun 2022 terkait adanya pemberitaan pembangun desa tanjung. Dalam berita online itu menjelaskan adanya dugaan penyelewengan dana Desa.

“Tersangka berinisial M.S. Als M menerangkan dari media online dan menjelaskan biasa menyelesaikan terkait permasalahan didalam berita tersebut dalam artian pemberitaan akan di hapus namun dengan syarat ada uang,” ungkapnya.

Kendati demikian, kata Kapolres AKBP Rogib, proses kejadian kesepakatan uang tersebut melalui A. S. B. Akhirnya di sepakati untuk melakukan pertemuan antara korban dengan M.S. Als M dan A. S. B. di suatu cafe.

“Pada saat penyerahan uang tersebut datang seorang anggota Polisi yang selanjutnya mengamankan M.S. Als M dan A. S. B. serta barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 4.000.000,- (empat juta rupiah),”

Lebih lanjut AKBP Rogib Triyanto menuturkan, bahwa M.S. Als M dikenakan pasal 368 ayat 1 Sub 369 ayat 1 Sub 378 KUHP dengan ancaman penjara paling lama sembilan tahun.

“Sedangkan untuk tersangka A. S. B Dikenakan pasal 368 ayat 1 Sub 369 ayat 1 Sub 378 Jo 55 ayat 1 kel dengan ancaman penjara paling lama sembilan tahun,” pungkasnya.

Diketahui, Dari keterangan M.5. Als M yang bersangkutan menjelaskan tidak memeras, namun membantu menyelesaikan masalah terkait pemberitaan yang di beritakan melalui Media Online. Sedangkan dari penjelasan A. S. B, bahwa M.S. Als M meminta Rp. 80.000.000,- (delapan puluh juta) hingga terjadi tawar menawar dan turun ke Rp 60.000.000,- (enam puluh juta rupiah) hingga akhirnya menjadi Rp. 30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah).

Wartawan; Vicky
Editor; Achmad.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Terlibat Balap Liar, Puluhan Sepeda Motor Berhasil Diamankan

8 Juli 2022 - 06:39 WIB

Puluhan Sepeda Motor Terjaring Razia Balap Liar

25 Juni 2022 - 11:52 WIB

PMI Pamekasan Periode 2022-2027 Resmi Dikukuhkan

20 Juni 2022 - 14:07 WIB

Jelang Ops Patuh Semeru 2022, Kapolres Pamekasan Bekali Anggotanya dengan Pelatihan

11 Juni 2022 - 14:07 WIB

Gelar Safari, Kapolres Pamekasan Ajak Jemaah Sholat Jum’at Cegah Paham Radikal

10 Juni 2022 - 13:57 WIB

Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Lolos Penilaian TPI

10 Juni 2022 - 06:30 WIB

Trending di Berita