Menu

Mode Gelap
Polisi Turun Langsung Kawal Penyuntikan Vitamin Hewan Ternak Sapi di Pamekasan Tingkatkan Kemampuan Bhabinkamtibmas, Kapolres Pamekasan Peragakan Beladiri Tongkat dan Borgol Demi Penguatan Islam Indonesia Damai, Pemkab Pamekasan Fasilitasi Pembinaan Bagi Khotib Jum’at Man’s Volleyball Indonesia Raih Medali Emas di Sea Games 2021 DKPP Pastikan Pasar Sapi di Pamekasan Aman dari Penyebaran Wabah PMK

Hukum & Kriminal · 29 Jun 2022 13:57 WIB ·

Geledah Kamar Hunian, Lapas Kelas IIA Pamekasan Berhasil Amankan Benda Terlarang


 Ket Foto; Benda-benda terlarang hasil penggeledahan yang dilakukan oleh Lapas Kelas II A Pamekasan. Perbesar

Ket Foto; Benda-benda terlarang hasil penggeledahan yang dilakukan oleh Lapas Kelas II A Pamekasan.

PAMEKASAN, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pamekasan, Jawa Timur berhasil mengamankan benda-benda terlarang milik warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Benda-benda terlarang tersebut diamankan setelah melakukan penggeledahan terhadap blok kamar hunian (WBP) secara mendadak (sidak)Selasa (28/6/2022) malam.

Pantauan di lokasi, penggeledahan itu tampak dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas II A Pamekasan, Seno Utomo didampingi KPLP Lapas, Leksono Novan beserta jajaran.

Kegiatan penggeledahan terhadap kamar hunian tersebut berhasil menemukan benda-benda terlarang milik WBP.

Kalapas Pamekasan, Seno Utomo mengatakan, bahwa razia ini merupakan kegiatan insidentil atau tidak direncanakan. Pihaknya ingin mendeteksi sejauh mana keberadaan benda mencurigakan dan terlarang di lingkungan lapas tersebut.

“Kegiatan ini insidentil, tidak direncanakan. Jadi atensi saya yaitu untuk menangkal gangguan keamanan atau isu-isu yang berkembang dan mengarah pada terganggunya kehidupan di lingkungan lapas,” kata Kalapas Seno Utomo usai razia.

Menurutnya, terdapat sejumlah benda terlarang yang masih ditemukan, diantaranya senjata tajam seperti pisau dan silet, obat-obatan, lem, dan beberapa benda terlarang lainnya.

“Benda-benda terlarang ini akan disita dan dimusnahkan nanti,” tegasnya.

Seno menuturkan, bahwa pihaknya akan melakukan pengetatan dan mengevaluasi para WBP. Terlebih, akan ada sanksi tegas jika ditemukan tindakan yang melawan hukum nantinya.

Selain melakukan penggeledahan, terdapat lima belas napi yang juga dilakukan tes urin secara acak. Hal itu dilakukan untuk mempersempit ruang gerak para napi untuk mengkonsumsi narkoba.

“Secara acak, lima belas narapidana kita tes urin. Hasilnya kelima belasnya negatif, tidak ada yang positif,” tandasnya.

Wartawan: Vicky
Editor: Achmad.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Antisipasi Penyebaran PMK, Polres Pamekasan Cegat Kendaraan Pengangkut Hewan

11 Juli 2022 - 07:34 WIB

Kapolres Pamekasan Beri Bimbingan dan Penyuluhan Tertib Berlalu Lintas di Car Free Day

4 Juli 2022 - 06:20 WIB

Jelang Hari Bhayangkara Ke-76, Halaman Mapolres Pamekasan Dipenuhi Karangan Bunga

29 Juni 2022 - 13:42 WIB

Wabup Fattah Jasin Beri Semangat Atlet Asal Pamekasan di Porprov VII Jatim

27 Juni 2022 - 04:13 WIB

Tujuh Pelanggar Jadi Perioritas Operasi Patuh Semeru 2022 

12 Juni 2022 - 13:20 WIB

Jelang Ops Patuh Semeru 2022, Kapolres Pamekasan Bekali Anggotanya dengan Pelatihan

11 Juni 2022 - 14:07 WIB

Trending di Berita