Menu

Mode Gelap
Polisi Turun Langsung Kawal Penyuntikan Vitamin Hewan Ternak Sapi di Pamekasan Tingkatkan Kemampuan Bhabinkamtibmas, Kapolres Pamekasan Peragakan Beladiri Tongkat dan Borgol Demi Penguatan Islam Indonesia Damai, Pemkab Pamekasan Fasilitasi Pembinaan Bagi Khotib Jum’at Man’s Volleyball Indonesia Raih Medali Emas di Sea Games 2021 DKPP Pastikan Pasar Sapi di Pamekasan Aman dari Penyebaran Wabah PMK

News · 24 Mei 2022 05:33 WIB ·

Demi Penguatan Islam Indonesia Damai, Pemkab Pamekasan Fasilitasi Pembinaan Bagi Khotib Jum’at


 Ket Foto: Suasana kegiatan pembinaan Khotib Jum'at khusus di Mandhapa Aghung Ronggosukowati. Perbesar

Ket Foto: Suasana kegiatan pembinaan Khotib Jum'at khusus di Mandhapa Aghung Ronggosukowati.

PAMEKASAN, Khatib solat Jum’at di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mendapat pembinaan khusus di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Sabtu (22/5/2022).

Pembinaan tersebut hasil kerja sama Polri, Densus 88, Kementerian Agama (Kemenag) RI, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, beserta organisasi kemasyarakatan (ormas). Pembinaan itu dalam rangka penguatan Islam wathoniyah untuk Indonesia damai.

“Kegiatan pembinaan para khatib ini untuk penguatan Islam wathoniyah atau moderasi Agama untuk Indonesia damai. Para peserta pembinaan khatib yang kami selenggarakan ini berjumlah 75 peserta,” terang Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan, Totok Hartono saat memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, para khatib memiliki peran penting mengarahkan dan menasehati dengan narasi agama yang moderat guna menumbuhkan rasa cinta tanah air di tengah tengah masyarakat. Sebab, mereka yang terjun langsung memberikan pemahaman tentang keagamaan.

“Dengan pembinaan ini diharapkan para khatib ke depannya lebih bisa membumikan materi khatbah di tengah kerinduan spiritual jamaah. Dengan adanya buku kumpulan khatbah jamaah sepanjang masa ini cocok bagi khatib yang sudah profesional. Sehingga materi khatbah yang disampaikan relevan dengan situasi dan kondisi kebutuhan rohani setiap jamaah,” tandasnya.

Dia berharap, khatib tidak bertele-tele dalam menyampaikan khatbah solat jum’at agar jamaah tidak ngantuk dan bisa menerima materi khatbah dengan seksama. Pendalaman materi keagamaan yang mumpuni, serta kemampuan beraktualisasi dengan kebutuhan ummat harus diperhatikan oleh khatib sebagat narator materi keagamaan kepada masyarakat.

“Jika khatib tidak ada kontrol dalam menyampaikan materi, maka menjadi ancaman yang serius bagi negara. Maka Polri bersinergi dengan Kementerian Agama, MUI, tokoh agama, dan instansi terkait untuk membumikan Islam yang damai dan cinta tanah air,” pungkasnya. (*).

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Antisipasi Penyebaran PMK, Polres Pamekasan Cegat Kendaraan Pengangkut Hewan

11 Juli 2022 - 07:34 WIB

Geledah Kamar Hunian, Lapas Kelas IIA Pamekasan Berhasil Amankan Benda Terlarang

29 Juni 2022 - 13:57 WIB

Aba Idi dan Aba Ab Sambangi Asrama Atlet, Support Langsung Atlet Sampang di Porprov Jatim VII

27 Juni 2022 - 04:27 WIB

Wabup Fattah Jasin Beri Semangat Atlet Asal Pamekasan di Porprov VII Jatim

27 Juni 2022 - 04:13 WIB

Tanam Raya Tembakau, Bupati Pamekasan dan APTI Siap Bela Petani

18 Juni 2022 - 10:31 WIB

Wabup Fattah Jasin Launching Sistem Elektronik Retribusi Pasar, Ini Harapannya

10 Juni 2022 - 02:13 WIB

Trending di Berita