Menu

Mode Gelap
Polisi Turun Langsung Kawal Penyuntikan Vitamin Hewan Ternak Sapi di Pamekasan Tingkatkan Kemampuan Bhabinkamtibmas, Kapolres Pamekasan Peragakan Beladiri Tongkat dan Borgol Demi Penguatan Islam Indonesia Damai, Pemkab Pamekasan Fasilitasi Pembinaan Bagi Khotib Jum’at Man’s Volleyball Indonesia Raih Medali Emas di Sea Games 2021 DKPP Pastikan Pasar Sapi di Pamekasan Aman dari Penyebaran Wabah PMK

Kriminal · 17 Mei 2022 14:51 WIB ·

Tragis, Seorang Adik Tebas Leher Kakak Kandungnya dengan Samurai Hingga Tewas


 Ket Foto: Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto didampingi oleh oleh Kasatreskrim dan Humas Polres Pamekasan saat menggelar Konferensi Pers. Perbesar

Ket Foto: Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto didampingi oleh oleh Kasatreskrim dan Humas Polres Pamekasan saat menggelar Konferensi Pers.

PAMEKASAN, Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto mengungkapkan kasus pembunuhan terhadap seorang pria berinisial MM warga Dusun Lekoh Barat Desa Bangkes Kecamatan Kadur, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

MM diduga ditebas lehernya sebanyak dua kali oleh adik kandungnya sendiri berinisial MH dengan sebilah pedang samurai berukuran 115 cm.

Menurut Kapolres AKBP Rogib Triyanto, kasus pembunuhan terhadap MM terjadi pada hari Kamis (4/5/2022) lalu, di Halaman rumahnya Dusun Lekoh Barat Desa Bangkes Kecamatan Kadur, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Kronologis kejadiannya, kata AKBP Rogib Triyanto, berawal dari cekcok mulut antara MH dengan MM. Bahkan, mereka sempat saling lempar batu yang diawali oleh korban mengenai tubuh MH.

“Dari keterangan MH, korban hendak mengeluarkan senjata tajam, maka MH masuk kedalam rumahnya dan mengambil senjata tajam berupa pedang berukuran 115 Cm. Lalu ditebaskan ke leher korban sebanyak 2 kali hingga meregang nyawa,” ungkapnya Kapolres AKBP Rogib saat konferensi pers, Selasa (17/5/2022).

Kendati demikian, sesuai dengan Surat Perintah Penangkapan Nomor : SP. KAP/40/V/RES.1.7./2022/SATRESKRIM, Tanggal 5 Mei 2022 telah dilakukan penangkapan terhadap MH. Hal tersebut sesuai dengan Surat Perintah Penahanan HAN/25/V/RES.1.7./2022/SATRESKRIM, Tanggal 6 Mei 2022 telah dilakukan penahanan terhadap MH.

“Pasal yang disangkakan yaitu 338 Subs 351 AYAT 3 KUHP Dengan ancaman hukuman pidana hukuman maksimal 15 ( Lima Belas) tahun Penjara,” paparnya.

“Saksi-saksi yaitu M (pelapor), AL, HA (saksi yang melihat ketika cekcok dan saling lempar batu), ZI dan MJ merupakan saksi ketika tersangka melakukan penebasan terhadap kobaran,” pungkasnya. (*).

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Oknum PNS dan Wartawan Diringkus Polisi

23 Juli 2022 - 06:17 WIB

Antisipasi Penyebaran PMK, Polres Pamekasan Cegat Kendaraan Pengangkut Hewan

11 Juli 2022 - 07:34 WIB

Terlibat Balap Liar, Puluhan Sepeda Motor Berhasil Diamankan

8 Juli 2022 - 06:39 WIB

Geledah Kamar Hunian, Lapas Kelas IIA Pamekasan Berhasil Amankan Benda Terlarang

29 Juni 2022 - 13:57 WIB

Wabup Fattah Jasin Beri Semangat Atlet Asal Pamekasan di Porprov VII Jatim

27 Juni 2022 - 04:13 WIB

Puluhan Sepeda Motor Terjaring Razia Balap Liar

25 Juni 2022 - 11:52 WIB

Trending di Kriminal